Facebook BPMD Kalimantan Utara
Selamat datang di BPMD Prov. Kalimantan Utara

Jepang Siapkan Hibah Rp 1 Miliar

Jepang Siapkan Hibah Rp 1 Miliar

Tanjung Selor,- Pemerintah Jepang memiliki program bantuan yang bisa dilaksanakan di Wilayah Kalimantan Utara. Bantuan hibah berskala kecil dengan nilai maksimal 10 juta yen atau sekitar Rp 1 Milyar itu dalam bentuk diantaranya alat pemadam kebakaran, ambulans, bantuan kepada ibu hamil dan pasien DBD, alat-alat kesehatan, serta untuk sumber air.Bantuan hibah ini dapat diberikan jika sudah melalui prosedur, dan Pemprov Kaltara siap menyelesaikan masalah bea cukai-nya,ungkap Konsulat Jepang Untuk Indonesia Regional Surabaya, Nomura Noboru usai bertemua dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara.

Nomura juga menyampaikan Pemerintah Jepang melalui konsulatnya memiliki program bantuan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di Jepang. Selain itu membuka seluas-luasnya dan siap memfasilitasi pelajar yang ingin belajar Bahasa Jepang. Kelasnya bisa dilaksanakan di perguruan tinggi di Indonesia ataupun di Jepang.Dia menjelaskan program Pemerintah Jepang untuk kerjasama bantuan internasional telah dilaksanakan di 13 provinsi di Indonesia, diantaranya Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, seluruh Provinsi di Sulawesi, Maluku, dan Papua.Berdasarkan amanat peraturan perundang-undangan di Jepang, Provinsi Kaltara termasuk dalan lingkup program kerjasama Jepang, mengingat Kaltara merupakan anak dari Provinsi Kalimantan Timur,ujarnya.

Selain menyampaikan berbagai program bantuan yang bisa dilaksanakan, Nomura juga mengatakan kedatangannya di provinsi termuda di Indonesia itu dalam rangka menggali informasi berbagai potensi yang ke depannya dapat dikembangkan guna pembangunan dan kemajuan Kaltara.Dia menjelaskan Kaltara merupakan salah satu provinsi yang memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah dan tentunya sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.

Namun, menurutnya, semua pihak tidak perlu melihat melimpahnya sumber daya alam tersebut semata. Melainkan, Kaltara harus mempunyai orang-orang yang berkompeten untuk menggarap dan mengeksploitasi segala kekayaan tersebut.Walau melimpah sumber daya alamnya, tapi kalau yang mengelola orangnya tidak berkompeten, percuma,jelasnya.Sementara itu, Penjabat Gubernur Provinsi Kaltara Dr H Irianto Lambrie memberikan apresisasi positif dengan kedatangan Konsulat Jepang Untuk Indonesia Regional Surabaya di Kaltara.

Hal itu segera ditindaklanjuti dengan menugaskan tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dikoordinir Bappeda untuk membuat proposal kerjasama tersebut, di mana nantinya akan disampaikan kepada duta besar Jepang di Jakarta dan JICA (Japan International Cooperation Agency: agensi yang ditugaskan oleh pemerintah Jepang untuk menangani kerjasama internasional).Mereka nantinya akan mempelajari proposal yang kita berikan. Selain program bantuan hibah kita juga berharap Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia bisa mendampingi bidang-bidang yang terkait dengan potensi yang dapat dikembangkan untuk pembangunan dan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kaltara,ujarnya. (drm/hmsprov)

Komunikasi